Kepala BPN Pesibar -Bapak Seto Apriyadi, S.ST.,MH- didampingi oleh Koordinator Infrastruktur Pertanahan -Bapak Basroni Ahdy, S.ST-berkoordinasi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat Bapak Riyadi S.H pada 29 Juli 2020. Pertemuan bilateral tersebut dalam rangka menyelaraskan semangat untuk percepatan Program Strategis Nasional (PSN) dan mendukung program-program yang diluncurkan Pemerintah Republik Indonesia. Sebelumnya pada Bulan Februari, dalam rangka mengoptimalkan koordinasi dan mengefektifkan pelaksanaan tugas dan fungsi antar Kejaksaan dengan BPN, disusunlah Memorandum Of Understanding (MoU) untuk mendukung upaya penegakan hukum. MoU tersebut ditandatangani oleh Kepala BPN Pesibar dan Bapak Andri Juliansyah S.H.,MH (pada waktu itu menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat). Kerjasama dengan Kejaksaan tersebut akan tetap berjalan walaupun Kejaksaan Negeri Lampung Barat telah berganti kepemimpinan yang saat ini dikepalai Bapak Riyadi SH.

Pada tahun 2020 ini, BPN Pesisir Barat melaksanakan PSN berupa legalisasi aset melalui Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) dan legalisasi aset melalui skema Barang Milik Negara (BMN). Berdasarkan pantauan Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung, penyelesaian kegiatan PTSL Kabupaten Pesisir Barat termasuk yang paling membanggakan di Provinsi Lampung. Terlebih konsep penyediaan data Desa Lengkap juga telah diimplementasikan oleh segenap petugas pemetaan Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Pesisir Barat. Kedepannya, data tersebut dapat digunakan sebagai matriks dasar dalam penciptaan Big Data mendukung pembangunan daerah yang berkonsep Smart and-Technology. Selain PTSL, Kepala BPN Pesibar juga berhasil memimpin jajarannya untuk percepatan penyelesaian Sertipikat BMN beberapa ruas jalan di Kabupaten Pesisir Barat. Setidaknya dua capaian tersebut telah mengharumkan nama kantor yang belum definitif ini.