BPN Pesisir Barat siapkan New Normal dalam segala aktivitasnya. Masih misteriusnya obat/vaksin untuk COVID-19 membuat kehidupan baru ini belum bisa kembali sepenuhnya seperti sebelum adanya pandemi. Beberapa “modifikasi” perlu diterapkan dalam aktivitas keseharian. Rekayasa tersebut dipilih sebagai jalan tengah untuk melindungi diri dari infeksi virus tersebut.

BPN Pesisir Barat siapkan New Normal dengan beberapa rekayasa. Rekayasa meliputi rekayasa setting ruang, rekayasa perlengkapan pakaian, dan rekayasa budaya. Rekayasa setting ruang meliputi pengaturan jarak meja di back office, pengaturan jarak kursi/bangku di back office dan front office. Selain itu, masuk dalam kategori rekayasa setting ruang ini penyediaan fasilitas cuci tangan terutama di pintu masuk utama kantor. Selanjutnya, rekayasa perlengkapan pakaian meliputi kewajiban menggunakan masker dan ajakan menggunakan pakaian tertutup. Pegawai telah dibekali masker. Faceshield dikhususkan bagi pegawai yang memiliki tugas berinteraksi dengan masyarakat, Selain itu, pegawai juga dibekali dengan sarung tangan.

Rekayasa setting ruang dan rekayasa perlengkapan tidak akan berarti apabila rekayasa budaya tidak berhasil. Oleh karenanya, rekayasa budaya ini perlu digalakkan, baik kepada pegawai maupun masyarakat yang memiliki kepentingan dengan layanan Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Pesisir Barat. Pegawai dan pengunjung diwajibkan mencuci tangan terlebih dahulu ketika memasuki area kantor BPN Pesisir Barat. Labih lanjut, pegawai diwajibkan melepas alas kaki di depan pintu khusus pegawai. Alas kaki yang dipakai di luar tidak boleh dipakai di dalam ruangan. Apabila diperlukan, pegawai harus menyediakan alas kaki khusus untuk penggunaan di dalam ruangan. Selain itu, desinfeksi dengan kadar cairan terukur tetap akan dilakukan secara periodik. Pegawai dan pengunjung dihimbau untuk tidak merokok di area kantor.

Skenario New Normal ini telah disusun secara maksimal. Namun, tanpa kepatuhan kita, New Normal tersebut dimungkinkan gagal. Mari kita saling membantu memastikan protokol kesehatan tetap dilaksanakan.